Kamis, 10 Oktober 2013

Interaksi Manusia & Komputer : Bad Design

Desain diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata. Desain ada pada suatu objek entah itu baik atau buruk tergantung setiap orang melihatnya dari sudut pandag yang mana. Desain baik akan memberikan nilai tambah terhadap suatu objek entah itu mobil, motor, notebook, bahkan pada web.

Desain Buruk (Bad Design) pada suatu objek akan memberikan nilai negatif pada objek tersebut. contoh desain buruk pada web ialah memiliki hal seperti di bawah ini :

> Semuanya huruf besar,
> Scrolling sideways (bagian yang bisa discroll),
> Ukuran teks yang terlalu kecil,
> khususnya pada huruf yang dicetak miring (italics),
> Link yang tidak dapat diakses,
> Memberitahu user bagaimana cara merubah browser,
> Warna antara teks dengan background tidak cocok.
> Strategi pemasaran yang kurang baik.
> Ketidak-akuratan isi atau isinya telah ketinggalan jaman.

& berikut ini merupakan salah satu contoh bad design nyata yang diterapkan dalam material berupa ponsel / handphone : Nokia 5510.


 
Nokia 5510, Sumber : http://bit.ly/GQerAM 

Dengan dimensi 134 x 58 x 28 mm, tentu saja membuat penggunanya merasa kurang nyaman dengan ukurannya yang besar untuk alasan praktis. Terlebih, penggunaan keypad QWERTY yang merata terbagi 2 dari kiri hingga ke kanan, serta tombol navigasi arah & tombol OK / cancel tidak terletak dengan baik. Tentu saja, dengan layar monochrome membuat fungsi tombol QWERTY tersebut terlihat berlebihan.

Design yang minimalis & mengutamakan simplisitas penggunaan merupakan salah satu fungsi utama handphone. Merujuk pada Nokia 5510, fitur candybar yang digunakan sudah mencukupi, hanya saja dimensi yang terlalu besar tidak memungkinkan untuk semua orang mudah membawanya.

Untuk keypad sekelas HP dengan layar monochrome dan fitur minim, dirasa cukup mengikuti design pada HP Nokia N-Gage / N-Gage QD yang tidak terlalu merepotkan, yaitu tombol navigasi yang terpisah dengan tuts angka yang digabungkan dengan huruf (1 - ABC). 



Nokia N-Gage QD, Sumber : http://bit.ly/1hEa6MX



Rizky Fachlevy / 18111600


3KA28




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar